Cerita Tentang Aku Dan Masa Dulu

Posted by:

|

On:

|

Entah kenapa gw selau menganggap cerita pengalaman kisah hidup gw di masa dulu adalah part terindah di hidup gw. Sering banget gw buat Instagram story mengenai nostaligia masa lalu gw. Mulai dari tempat tinggal masa kecil gw yang berpindah-pindah bagaikan suku nomaden, sekolah gw, tempat kerja, bahkan tempat nongkrong gw di zaman itu yang sekarang sudah ga pernah lagi gw datangi (Eh ada sih yang masih hehehe). Semua bagaikan kenangan emas di kepala gw yang kalau gw ingat-ingat buat gw ngerasa sangat bahagia bahkan bisa sampai membuat gw meneteskan air mata. Lebay banget ya si melankolis ini..

Buat menumpahkan gejolak di dada tentang masa-masa indah gw pada masa itu,kayaknya gw pengen banget cerita dan menjabarkan sedikit. Bukan hanya buat pamer di blog tapi juga supaya gw bisa baca-baca ulang dan senyum sendiri mengingat masa itu. Tenang,gw ga bakal cerita romansa cinta kok. Hidup gw jauh dari romansa percintaan. Bahkan di saat remaja-remaja lain sibuk mencari cinta pertama dan sebangsanya,gw lebih memilih sibuk bekerja dan menafkahi keluarga. Untuk ini nanti gw ceritakan di bawah ini Hahaha..

Siapa sih gw?

Nama gw Deris Nichola Saputra, di akte kelahiran dan KTP sih cuma Deris Saputra aja. Nama yang sangat jantan dan melambangkan keperkasaan. Wait.. I am a pretty girl! Hahaha. Gw orangnya introvert dan suka menyendiri, ga suka berkoloni maupun berada di tengah keramaian. Bahkan saat traveling pun gw lebih memilih melakukannya sendiri karena gw mau melakukan apa saja sesuka hati dan kehendak gw. Gw ga suka berdebat, oleh karena itu lebih baik gw pergi traveling sendirian untuk menjaga mood gw tetap stabil (Sudah paling malas berdebat mau makan apa,mau kemana,bahkan menunggu teman yang lelet).

Gw sangat pendiam dari kecil, mungkin karena peristiwa di masa kecil yang membuat gw memilih diam (Maaf ya gw ga bakal cerita hahaha). Walaupun pendiam bukan berarti gw adalah seorang pemalu. Gw selalu menjadi manusia terdepan di sekolah kalau ada perlombaan membaca puisi dan menari. Gw cuma kurang suka bergaul dengan banyak orang dan berada di tengah keramaian. Tapi entah kenapa teman-teman gw banyak sekali dan tersbar dimana-mana,bahkan kalau gw ke mall ada saja teman yang mengenali gw dan langsung menyapa (introvert kurang suka part ini hahaha). Mungkin sifat gw yang humble dan enak diajak ngobrol (pede banget). Tapi kenyataannya memang begitu..

Gw punya insecurity di bagian tubuh gw,yaitu rambut. Iya rambut gw yang keriwil berombak megar seperti pohon beringin yang gambarnya ada di simbol partai warna kuning. Punya rambut dengan tipe seperti ini butuh perawatan yang lebih daripada orang yang berambut lurus. Boros shampoo dan boros kondisioner tentunya. Berbicara tentang boros, itu sangat berbeda dengan prinsip hidup gw yang minimalist dan hemat. Iya gw hemat dan punya hobi menabung. Hai suami yang entah siapa.. Kau beruntung memilikiku hahaha..

Inilah penampakanku, seorang perempuan dengan wajah yang sedikit bernuansa Eropa gothic dengan rambut Napoleon Bonaparte dan dilengkapi kacamata anti huru-hara. Kenalannya udah ya.. Takut kalian muak mendengar tentang aku.

Masa-Masa Sekolah

Sudah dijelaskan di awal bahwa gw adalah remaja introvert tanpa pernah pacaran. Masa SMA gw dihiasi dengan belajar dan membantu ibu gw yang punya warteg di tengah pasar. Gw orang yang sangat tahu diri bahwa gw hanya anak yatim yang tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan untuk sekolah. Oleh karena itu gw berprinsip untuk menjadi yang terbaik agar bisa cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan sambil berkuliah. Hiburan gw saat SMA adalah handphone dengan fitur radio dan majalah Gogirl. Iya majalah Gogirl.. Majalah remaja perempuan terbaik menurut gw. Tapi entah kenapa sekarang sudah ga produksi lagi. Pasti kalian berpikir,anak hemat seperti gw kok rela menghabiskan uang untuk beli majalah mahal. Eitsss.. Gw membeli majalah itu dengan harga sangat murah. Karena gw membelinya di toko buku bekas dekat sekolah (Di depan Hero Pamulang). Gw selalu membeli edisi keluaran bulan yang sudah lewat dengan harga 5000 Rupiah (Kalau baru harganya 35 ribu-58 ribu). Hemat bukan? Ga apalah membaca edisi bulan lalu,yang penting otak gw terisi dan dapat hiburan. Gw jarang banget yang namanya main sama teman-teman. Pulang sekolah bantu ibu ke pasar. Lalu segera pulang untuk membereskan rumah, mencuci baju,menyetrika pakaian,memasak,dan belajar. Monoton..

Tempat Nongkrong Zaman Kuliah

Langsung lompat ke masa kuliah aja ya. Karena di masa ini gw sudah punya penghasilan sendiri. Gw bekerja sambil kuliah dan memutuskan untuk kost sendiri. Di masa ini gw merasa sangat bahagia karena gw bisa memenuhi kebutuhan gw (Sebagian gw kirim ke ibu) dan bisa melakukan hal positif yang gw inginkan. Contohnya gw sangat suka membaca buku sambil nongkrong dan melihat-lihat barang-barang lucu. Dimanakah surga itu? Jawabannya ada di Aksara Kemang. Kalau sekarang rasanya tempat itu sudah tutup. Beberapa kali lewat daerah situ,gw lihat tokonya sudah berubah.

Di Aksara biasanya nongkrong makan sambil baca buku. Kalau beli barang-barangnya sih gw ga mampu .. Mahal-mahal cin. Kayaknya yang beli barang di Aksara tahun 2008-2009 cuma artis atau anak pejabat aja deh. Hahaha. Contohnya kayak harga radio kecil imut-imut yang mahal banget dijual dengan harga 2 juta Rupiah. Itu udah setara kayak dua bulan gaji UMR Jakarta zaman itu. Hahaha. Ga kuat rasanya.. Kalo harga makanan di sana sih standard harga makanan mall dan kafe.

Selain di Aksara biasanya gw suka nongkrong di Warung Pasta Kemang. Di sana gw bisa makan enak sambil baca buku atau sambil mengerjakan tugas kuliah. Anak-anak seangkatan gw pasti tahu tempat terkenal itu. Lagi-lagi sepertinya tempat itu sudah pindah ke tempat baru yang jauh lebih besar daripada yang dulu. Kalau gw datang ke sana sekarang mungkin rasa nostalgianya sudah berkurang. Tempatnya berbeda dan mungkin menunya juga sudah mengalami evolusi dan penambahan.

Selain itu gw juga sering nongkrong di deket taman Langsat, yaitu Langsat Corner. Anak SMA 6 dan 70 kayaknya pada hapal deh tempat itu hihi.. Kenapa gw suka nongkrong di situ? Soalnya deket banget sama kosan gw di Radio Dalam. Tinggal ngesot d langsung sampai. Selain itu di Langsat Corner tuh makanannya enak-enak. Yang paling terkenal sih jajanan gorengan piscok,bakmie,apa lagi yak..Banyak deh. Dulu gw kesana sambil ngerjain tugas kuliah atau sekedar jajan-jajan cantik aja. Eh.. Sekarang Langsat Corner masih ada ga sih?..

Musik Di Masa Itu

Kalau musik di era keemasan gw tepatnya di tahun 2004-2012 sepertinya didominasi oleh musisi-musisi yang kurang diketahui oleh generasi sekarang. Apalagi gw lebih suka musik dari musisi western seperti Hillary Duff, Avril Lavigne, Snow Patrol, Greenday, Avenged Sevenfold,atau mungkin Paris Hilton dan Lindsay Lohan (Eh dia termasuk musisi ga sih? Lagu mereka juga ada lho hahaha). Dominasi kultur MTV sepertinya sudah memenuhi otak gw dari kecil karena papa gw adalah anak MTV, yang membuat gw sampai saat ini belum move on dari MTV. Kalau lagu di MTV Indonesia yang sering gw tonton itu ada MTV AMPUH (Ajang Musik Pribumi Duapuluh). Lagu-lagu yang disajikan pun yang populer di tahun itu, seperti Radja, Dewa, Ratu, Kangen Band,dll.

Ada cerita lucu tentang Kngen Band. Jadi tuh gw dulu di SMA ada jadwal pelajaran komputer yang diadakan di luar jam sekolah,sehingga membuat gw harus numpang di rumah teman yang dekat dengan sekolah sambil menunggu waktu jam sekolah. Rumah teman yang paling dekat dengan sekolah gw adalah rumah Lidya. Saat gw ke rumahnya, gw mendengar ada lagu yang “tidak biasa”. Vokalisnya seperti menyanyi dalam keadaan mabuk. Gw tanya ke Lidya “Lid, ini lagu apa?”. Dia pun menjawab “Masa lo ga tau sih.. Ini Kangen Band yang terkenal banget”. What?? Saat itu pun gw shock.. Ternyata band yang gw pikir lagi mabuk adalah band terkenal.

Kalau band yang paling gw sukai adalah Radja. Ada ceritanya juga hahaha. Dulu waktu SMP, setiap sore gw selalu mengerjakan PR bareng teman sekelas gw yang rumahnya persis sebelahan sama rumah gw. Namanya Ika Puspitasari, di rumahnya gw selalu disuguhkan lagu Radja yang berjudul Jujur dan Tulus. Dua lagu itu lah yang diputar berulang-ulang setiap hari sampai gw hapal dan terngiang-ngiang. Sampai akhirnya otak gw memutuskan untuk bilang “Iya.. Lagunya enak juga”.

Keranjingan Rebonding

Seperti di awal yang gw jelaskan tentang insecurity gw, gw sangat tidak percaya diri dengan rambut gw yang keriwil dan mengembang. Sungguh jarang perempuan di lingkungan gw yang memiliki rambut seperti gw. Gw sering jadi bahan olok-olok teman kerja dan teman kampus. Bahkan gw sering dipanggil Medusa, karena rambut gw menyerupai ular-ular berbisa yang melingkar di kepala. Sungguh tega kalian hahaha. Karena rasa percaya diri gw yang rendah gara-gara lingkungan,akhirnya gw memutuskan untuk meluruskan rambut gw. Rebonding rambut membuat gw seketika merasa menjadi wanita tercantik. Walaupun di awal membuat rambut gw sangat rontok tapi gw merasa lebih percaya diri. Setiap malam gw masker rambut pakai cem-ceman Mustika Ratu yang baunya menyerupai jamu busuk dan sangat lengket bagaikan diguyur kuah semur. Saat tidur pun gw harus membungkus kepala gw dengan plastik agar tidak mengotori kasur dan bantal. Alhasil dalam waktu seminggu kerontokan rambut gw mulai berkurang dan gw kembali percaya diri. Tapi mimpi buruk kembali menghantui di bulan ke-6 setelah rebonding. Rambut asli gw yang ikal keriting mulai tumbuh dan bentuk rambut gw menjadi aneh seperti orang yang terkena sakit tipes. Alhasil gw harus melakukan rebonding ulang di setiap 6 bulan. Merogoh kocek dalam-dalam untuk hasil yang tidak permanen dan merusak rambut. Pada akhirnya gw memutuskan untuk berdamai dengan diri gw dan menerima rambut gw apa adanya. Keriting juga sexy kok, cantik seperti rambut bintang telenovela..Hahahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *